Tentang Kami
Pada penerbitan perdana
CD Digital Journal Al-Manär ini, kami ingin mengucapkan terima kasih
pada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan baik secara langsung atau
tidak langsung. Termasuk, individu ataupun lembaga yang memberikan inspirasi
serta kontribusi berupa artikel/resources sehingga memungkinkan
penerbitan CD ini. Untuk lebih lengkap, silakan klik link presentasi di
bawah ini.
Sebagai
sebuah media baru dengan menyandang jargon Reference of Da'wah, Education
and Technology, tentu ada baiknya kami memperkenalkan diri kepada Anda
tentang siapa kami. Konon, orang bilang, tak kenal maka tak sayang, dan
kami berusaha memberikan sesuatu yang memungkinkan kita dapat lebih akrab
dan saling mengisi. Apa
latar belakang terbitnya CD Digital Journal Al-Manär? Siapa saja pihak-pihak yang berada di baliknya?
Apa yang membuat CD interaktif yang satu ini berbeda dengan media-media
yang lain? Bagaimana pula prospek pengembangannya di masa depan?
Temukan jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan yang lain dengan mengeklik link-link di bawah ini:
LEBIH DEKAT
DENGAN KAMI
Setelah melalui sebuah
proses yang cukup panjang dan sesekali melelahkan, alhamdulilläh,
pada akhirnya CD Digital Journal Al-Manär dapat terbit. Ini semua
tidak terlepas dari kolaborasi sinergis di antara sekelompok anak muda
yang berdedikasi tinggi. Mereka berbekal pengetahuan dan skill yang
berbeda-beda, didukung dengan semangat untuk belajar, berlatih, dan mengasah
kemampuan. Segenap bekal itu kemudian teraplikasikan ke dalam kerja-kerja
untuk melakukan sesuatu yang "berbeda". Daftar berikut ini memuat
portfolio masing-masing individu yang telah bersedia untuk memberikan
kontribusi sehingga dapat mewujudkan CD ini.
|
... siapa
saja yang terlibat dalam sejarah hidupku, semoga kita tahu betapa
hidup ini berharga ...
dengan harapan bisa mengembangkan gagasan yang terkadang masih
begitu aneh, lucu, seru dan tersembunyi.
Adib
Nurhadi |
| |
|
| 
|
...
ide-ide Open Resources menjadi ide baru yang sangat menarik bagiku
sebagai bentuk perlawanan terhadap ‘berhala-berhala’
pengetahuan yang dengan tidak sopannya berusaha merenggut kebebasan
manusia.
Aini
Firdaus |
| |
|
|
... seringkali
ilmu datang dari sumber yang haytsu laa yahtasib yang
nggak ada hubungannya samasekali dengan disiplin ilmu kuliah.
Dengan kata lain dapat dikatakan kuliah hanya sebagai jalan untuk
mendapatkan ilmu yang lebih.
Alif
Muttaqin |
| |
|
 |
... sebuah
garis hidup yang telah ditentukan oleh Allah Swt. Tapi mungkin
saat ini belum tahu akan seperti apa kelak dimasa depan.
Arief
Hardiansyah |
| |
|
 |
Percaya nggak
kalau ‘tidak tertutup’ itu belum tentu ‘terbuka’
dan ‘tidak terbuka’ tidak selalu ‘tertutup’?
‘ cause everything accountable ...
Arie
Yulianti |
| |
|
 |
Aku bersyukur
dengan setiap apa yang telah kulalui dan kudapatkan sekarang.
Aku yakin dibalik setiap peristiwa yang dihadapi manusia, Allah
mempunyai rencana yang sangat indah.
Astri
Noor Marlina |
| |
|
 |
Setiap orang
mampu dan mau berdakwah (tentu dengan cara yang benar dan niat
demi kemajuan masyarakat sekitar) dan mendapat respon serta apresiasi
positif dari semua pihak.
Kiki
Firdawati |
| |
|
 |
... bahwa
ketika manusia bertemu dengan manusia yang lain, berbenturan dengan
yang lainnya, menerima kecaman, keanehan dari manusia yang lainnya.
Sesungguhnya itu merupakan bagian dari skenario Allah untuk mensucikam
manusia itu sendiri.
El-Fitri |
| |
|
 |
... berharap,
setiap detik, dapat menemukan dan membuat makna yang berarti,
arif menghayati tiap hikmah dan terus bersemangat “melakukan
sesuatu” terbaik yang kubisa untuk dan atas kasih sayang-Nya
kepada semesta kehidupan.
Meifita
Dian Handayani |
| |
|
 |
ungkapan
terima kasih hendak kusampaikan kepada rekan-rekan di Al-Manär
sebagai bagian tak terpisahkan dalam proses pembelajaranku yang
tiada henti melalui kebersamaan dan kesediaan ruang untuk berbagi
pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki masing-masing.
Mochammad
Fathoni |
| |
|
 |
... sebuah
dialektika yang terus berlanjut antara gairah skeptisisme intelektual
dan ketenangan kepasrahan spiritual, keliaran seniman dan kedisiplinan
seorang murid musashi, ambisi membangun diri seorang narsissus
dengan menyerap seluruh horizon semesta hanya untuk kemudian menjadi
dewa bumi.
M.
Sigit Andhi Rahman |
| |
|
 |
kekerasan
dan kesewenang-wenangan atas nama apapun bukanlah merupakan solusi
yang tepat atas persoalan yang mesti dihadapi.
Rahmad
Saleh |
| |
|
 |
Dimulakan
dengan bismillah disudahi dengan alhamdulillah …
Begitulah sehari dalam hidup kita, agar senantiasa dirahmati 4JJI
…
Suryo
Agung
|
| |
|
 |
... manusia
juga terikat oleh sunnah kausalitas sehingga ia pun menetapkan
motto yang cukup sederhana “berbuatlah yang terbaik”.
Syahrul
Fatriansah |
| |
|
 |
Segala proses
kehidupan bagiku adalah saat-saat belajar untuk menjadi dewasa
(ciee!! tapi sampai saat ini kok belum juga dewasa ya)
Tri
Rahayu |
| |
|
 |
Sedikit pencerahan,
atau sebut saja interupsi yang menggoda, ketika ada pendapat yang
menyatakan bahwa TI bukan segala-galanya bagi pemilik modal tapi
juga bisa disegala-galakan bagi pergerakan mahasiswa.
Yusuf
Maulana |
|