"Knowledge
is power. Share it and it will multiply."
Teknologi Informasi
(TI) penting bagi generasi muda dalam posisinya sebagai agen perubahan.
Rubrik ini hadir untuk menunjang hal itu. Sebab, dalam konsep sumber daya bebas (open
resource), setiap orang berhak mengakses informasi yang dibutuhkannya
tanpa harus memberikan pengorbanan yang tidak semestinya. Selanjutnya,
tema yang diangkat
cukup luas. Dimulai dari pengenalan TI, infrastruktur internet, dan aplikasi
TI dalam beberapa lini kehidupan, hingga tentang komunitas maya untuk berbagi informasi dan ilmu secara bebas. Aktivis TI Onno W. Purbo
juga menampilkan artikel dan presentasinya yang insightful untuk
pembangunan masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based
society). Selain itu kami tampilkan juga ulasan beberapa situs yang
sangat layak akses.
ARTIKEL
- Indonesian
Cyber Society: Masyarakat Siber Indonesia
Heri Mulyo Cahyo
Seorang
bocah kelas 5 SD bersama seorang temannya yang lebih besar sedang memencet-mencet
tombol salah satu dari beberapa komputer yang berjajar rapi di sudut
tempat tunggu di sebuah terminal bus di kota Surabaya. Mereka sedang
mencari informasi tentang keberangkatan sebuah bis yang menuju kota
Jogjakarta.
- Strategi
Baru Pengelolaan Situs eLearning Gratis
Romi Satria Wahono
Situs
belajar dan mengajar dengan menggunakan web dan internet sebenarnya
bukanlah barang baru, bukan juga ide ataupun pemikiran baru. Konsepsi
dan jargon yang bernama WBT (web based training),
eLearning, web based teaching and learning, web based distance education,
dsb. telah bertebaran sejak era 15 tahun yang lalu di seluruh pelosok
Internet. Situs belajar mengajar (penulis menyebut dengan
eLearning) telah bermunculan dari yang gratis maupun yang komersial.
Situs eLearning komersial berkembang maju dan berlanjut, sedangkan situs
eLearning gratis banyak yang terhenti di tengah jalan,
dengan alasan klasik yaitu masalah keuangan, karena kerja volunter,
sekedar hobi, tidak diurus secara professional, dsb. Situs eLearning
gratis terus menurun jumlahnya, mungkin saat ini sudah sulit kita
jumpai situs eLearning gratis di Indonesia yang masih terkelola dengan
baik. Pada tulisan ini penulis mencoba memberikan usulan strategi baru
pengelolaan situs belajar dan mengajar (eLearning) gratis di Indonesia.
- Visi
Bangsa Memasuki Abad 21
Onno W. Purbo
Tulisan
ini mengupas visi, strategi maupun beberapa usaha taktis, praktis yang
terjadi di lapangan untuk mencapai visi bangsa dalam memasuki abad ke
21. Akumulasi visi yang sederhana,
"melihat terbentuknya knowledge based society di Indonesia"
pada akhirnya mendorong banyak gerakan di tanah air khususnya dalam
dunia informasi, komputer & telekomunikasi untuk menggunakan segala
kapasitas yang ada untuk mencapai visi di atas.
- An
Indonesia Digital Review - Internet Infrastructure and Initiatives
Onno W. Purbo
Community based and private sector with awfully limited, if no,
government support is forming the Indonesian ICT infrastructure. The
ICT infrastructure is currently serving only 1-5% of country's population.
The country should be currently satisfied by an estimated 7.1 million
100% digital fixed phone line infrastructure, and approximately the
same number of cellular subscribers as estimated in 2002.
- Indonesia Digital Review 2004 (Update 2007)
Onno W. Purbo
In the year 2003, a significant indonesian ICT presence is apparent especially at policy and regulatory level. The World Summit on Information Society (WSIS) in December 2003 has driven a significant impact at policy level to tune the policy and regulatory framework of the country to meet the objectives of WSIS, such as, connecting half of the country population to the Internet by 2015.
- Pengalaman
Berjuang Tanpa Merengek Pemerintah
Onno W. Purbo
Tulisan ini merupakan kilas balik perjuangan sepuluh tahun lebih
menuju sebuah cita-cita sederhana untuk melihat bangsa Indonesia yang
mampu bertumpu pada kekuatan otaknya; bukan ototnya. Sebuah bangsa yang
dapat berjaya dari kemampuan berfikir bukan keringat dan bedil. Percepatan
transformasi bertumpu pada kemampuan membangun dan mengoperasikan media
telekomunikasi dan informasi. Sialnya, semua proses harus dilakukan
tanpa tergantung pada pemerintah yang korup dan KKN, tanpa utangan Bank
Dunia maupun IMF. Tantangan menjadi lebih menarik lagi karena rakyat
Indonesia tidak kaya dan kebanyakan tidak pula pandai.
- Cuplikan Perjuangan Internet Wireless di Indonesia (Update 2007)
Onno W. Purbo
Tidak banyak negara di dunia yang
mampu untuk mengimplementasi Internet wireless skala besar seperti di
Indonesia dengan kecepatan sekitar 2000+ node baru setiap bulan. Semua ini merupakan hasil sebuah proses panjang mendidik banyak
rekan-rekan di Indonesia untuk mampu membuat infrastruktur Internet &
telekomunikasinya tanpa banyak di bantu pemerintah, tanpa utangan Bank
Dunia, tanpa utangan IMF.
- Internet
for the Masses
Onno W Purbo
What if no
telecommunications companies, no government and no World Bank involvement
were necessary to develop and build an information and communication
technology (ICT) infrastructure in developing countries? What if it
cost only $0.50 (€0.43) per student per month to install such an
infrastructure in schools in developing countries?
- Barriers
to ICT Diffusion to Poor People
Onno W. Purbo
"For
poor people in Indonesia, there are two major barriers, mainly because
of the society. Most of the poor people cannot read and write. So they
would be fairly incidental. I see these only as a tool. For [the] listen
and talk community, maybe radio and television would be
appropriate. For [the] read and write community, would be Internet and
computer would be appropriate.
- Motivating
Community Based ICT Infrastructure Development
Onno W. Purbo
The community-based
ICT infrastructure started as unsupported activities at the Institute
of Technology in Bandung, Indonesia in 1992. In the early stages, we
managed to link several schools in Bandung city using a slow 1200bps
packet radio technology running on Very High Frequency (VHF) band. With
no financial support from the government, the World Bank or the IMF,
this became Indonesia's initial largest pre-InterNet network installation.
- Mengembalikan
Manusia Kepada Fitrah-nya
Onno W. Purbo
Tidak ada
seorangpun di dunia yang suka di perbudak, di peralat, diposisikan hanya
sebagai rakyat jelata saja bukan penguasa/provider, hanya sebagai
pembeli & konsumen yang lemah. Manusia pada hakikatnya lebih bahagia
di sejajarkan dengan sesama, tidak lebih tinggi, tidak lebih rendah,
tidak berkelas-kelas. Adalah normal pada platform tempat kita
berpijak pada masa lalu terjadi segregasi antara penguasa, raja, pemerintah
dengan rakyatnya. Secara natural arus informasi & pengetahuan di
platform lama memang lambat dan menimbulkan segregasi struktur masyarakat
maupun struktur teknologi untuk dapat beroperasi dengan baik & mencegah
revolusi bangsa.
- Menengok
Proyek Digital Library
Romi Satria Wahono
Tantangan
baru teknologi informasi khususnya untuk para penyedia informasi adalah
bagaimana menyalurkan informasi dengan cepat, tepat dan global. Perpustakaan
sebagai salah satu penyedia informasi yang keberadaannya sangat penting
di dunia informasi, mau tidak mau harus memikirkan kembali bentuk yang
tepat untuk menjawab tantangan ini. Salah satunya adalah dengan mewujudkan
digital library yang terhubung dalam jaringan komputer.
- Istilah-Istilah
dalam Mailing List (Milis)
Abe Poetra
"IMHO,
pemasangan hardware dengan membiarkan power listrik ON sangat berbahaya
lho mas! "
"BTW, apakah semua yang baca artikel ini sudah ikutan milisnya
IKC?"
"
setelah itu coba di mount harddisk sampean, pasti gak masalah
lagi. CMIIW deh mas!"
Pada artikel ini penulis hanya menuliskan beberapa saja dari mungkin
ratusan bahkan ribuan dari istilah atau ungkapan tersebut.
PRESENTASI
Teknologi Informasi untuk Da'wah dan Pendidikan (Update 2007)
Rahmad Saleh
Beginner's Guide to Internet
Onno W. Purbo
Internet Struggle in Indonesia (Update 2007)
Onno W. Purbo
Sisi Praktis Teknologi Informasi untuk Pendidikan
Computer Network Research Group, Institute of Technology Bandung
| REVIEW WEB SITE |
 |
|
| 1. |
Proyek eLearning Gratis IlmuKomputer.Com
Alif Muttaqin |
 |
|
| |
 |
|
Ditengah mahalnya biaya pendidikan, training dan kursus, IlmuKomputer.Com menawarkan alternatif yang dapat menjadi alternatif pendidikan non-formal gratis dalam bidang ilmu komputer di Indonesia. Apa yang dilakukannya tentu akan memberi motivasi kepada komunitas lain untuk menghasilkan karya serupa di bidang yang berbeda. |
 |
|
|
|
| 2. |
OpenSource-Indonesia.Org: Awali Babak Baru Software Indonesia
Alif Muttaqin |

|
|
| |
 |
|
Situs ini tidak jauh berbeda dengan situs underground semacam Astalavista yang menyediakan informasi program FREE -atau yang sering disebut WareZ-. Bedanya, situs ini menyediakan program-program dari segala proyek-proyek anak bangsa. Situs ini merupakan salah satu pionir website penyedia program gratis dari para pengembang software lokal. Asyiknya, karena situs ini dikelola dan ditujukan sepenuhnya pada pangsa Nasional, bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia.
|
 |
|
|
|
3.
|
IDLN: Indonesia Digital Library Network
Alif Muttaqin |
|
|
| |
 |
|
Adalah Ismail Fahmi, seorang pemerhati perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia, bersama beberapa rekannya mendirikan Indonesia Digital Library Network (IDLN). IDLN didesain menjadi sebuah komunitas yang didukung oleh sebuah Open System. Dalam jangka dekat, ILDN akan melaksanakan beberapa aktifitas yang bertujuan untuk memberi manfaat dan keuntungan yang sebesar-besarnya kepada partner dan anggota IDLN.
|
 |
|
|
|
| 4. |
California Digital Library
Alif Muttaqin |
 |
|
| |
 |
|
Ide perpustakaan digital sudah sejak beberapa dasawarsa lalu telah mulai merambah Amerika. Salah satu Universitas AS yang menggalakkan ide digital library adalah California State University. Universitas ini mempunyai link ke beberapa situs dalam group Universitas di California. Anda bisa bayangkan berapa total resources yang bisa diakses jika setiap link ini mempunyai koleksi digital book dan teks di atas 1400 judul. Judul yang ada sangat variatif mulai dari isu sosial dan politik hingga seni, mulai dari teori dari para pemikir kuno hingga artikel tentang isu-isu terkini, semua ada di sini dan bisa di-download dengan gratis. |
 |
|
|
|
| 5. |
Theory.Org.Uk: Tidak Sengeri Namanya
Alif Muttaqin |
 |
|
| |
 |
|
"Ah, teori!" Begitu kesan pertama ketika kita mendengar kata teori. Sesuatu yang monoton, tidak menarik, bahkan bagi sebagian orang dianggap menyebalkan. Tapi di TheoryOrgUk tidak seperti itu. Situs yang ber-domain di United Kingdom ini berusaha menampilkan teori dari sudut yang cenderung menyenangkan. Paling tidak, itulah yang pertama ditangkap ketika membuka situs ini. Kesan teori yang kaku, full text, statis berubah sama sekali ketika Anda menatap halaman depan situs ini. Betapa tidak, semua dikemas ala Banner Ads yang menyenangkan dan menarik. |
 |
|
|
|
6. |
CIAONet.org : Free Resource Referensi Akademis yang Tidak Ilegal
Alif Muttaqin |
 |
|
| |
 |
|
Mungkin tak banyak yang ada di CIAONet.org, salah satu dari sekian banyak situs online-library yang tersedia di internet. Namun, bagi sejumlah kalangan akademisi yang berhubungan dengan ilmu sosial dan politik, situs ini menjadi rujukan wajib. Alasannya sederhana, akses cepat dan mudah untuk mendapatkan referensi yang dibutuhkan tanpa harus mengantri pinjam buku dari perpustakaan. Terutama bagi mereka yang agak 'alergi' dengan debu yang beterbangan ketika harus membolak balik koleksi buku lawas perpustakaan. |
 |
|
|
|
| 7. |
ISNET: Islamic Network Website
Alif Muttaqin |
 |
|
| |
 |
|
Isnet (The Islam Network) adalah salah satu website forum komunikasi yang dibangun untuk menjalin tali persaudaraan Islam dan menambah pemahaman Islam bagi anggota-anggotanya. Di samping fungsinya sebagai sarana pembinaan, pendidikan dan dakwah Islam, Isnet juga bertujuan mengkaji berbagai masalah kemanusiaan dengan tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw untuk menempatkan manusia pada kedudukannya sebagai kalifah Allah di muka bumi. |
 |
|
|
|
| 8. |
Al-Muhaddith: Shadaqah Via Internet
Alif Muttaqin |
 |
|
| |
 |
|
Situs ini menyediakan berbagai macam sumber Islami dari internet dengan gratis. Al Muhaddith menyebut free sebagai Waqaf yang berarti didedikasikan secara gratis untuk kemaslahatan umat Islam. Situs ini berusaha menghadirkan sebanyak mungkin referensi lewat media internet sekaligus memberikan solusi alternatif halal kepada kaum Muslim terhadap pembajakan software yang sedang marak.
|
|